Single of The Day: Alicia Keys – Tears Always Win

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia Seberapa sering Alicia Keys menyentuh hati para pendengar lewat lagunya? Terlalu serin...



Released by: Sony Music Entertainment Indonesia
Seberapa sering Alicia Keys menyentuh hati para pendengar lewat lagunya? Terlalu sering! Bahkan sejak kali pertama kemunculannya, ia memberi porsi emosional yang kelewat menyentuh dalam lirik dan melodi lagunya. Sekarang ini, ada ‘Tears Always Win‘ yang akan berlaku demikian. Sentuhan yang diberikannya kepada jiwa-jiwa yang sendiri membuka celah kosong, mengundang luapan emosi, membiarkan perlakuan mengasihani diri sendiri.
Itu dia! Mengasihani diri sendiri. Terlalu awam untuk menghibur diri sendiri, maka Alicia membentuk tim yang terdiri dari Jeff Bhasker, Bruno Mars, dan Phillip Lawrence untuk mengembangkan ide tersebut ke dalam tata notasi melodi dan rangkaian kata lirih berpola. Dimulai dengan deskripsi kesepian yang gamblang, diperkuat dengan kenyataan yang tak berpihak pada sebuah kebahagiaan.
“These covers//May keep me warm at night//But they can’t take your place//Cause they never gonna hold me tight//And these pillows//May let me rest my head//But they can’t say good night//And tuck me in before I go to bed”
Dan ketika ada niatan untuk memberi kekuatan pada perasaan, meyakini bahwa ini adalah yang terbaik, disitu pula sebuah tamparan akan kenyataan terhadap kekuatan air mata yang terlalu besar sehingga tak terbendung lagi.
Say now baby girl you’re better off//That’s what I’m telling myself (over and over)//But I’m lying to myself//Cause I know I don’t want nobody else
Bagian ini juga yang terdengar terlalu Bruno Mars. Khas dalam anti-rima, khas dalam tarikan gantung di setiap nada akhir kalimat. Sementara untuk urusan musik, it’s all Alicia. Beat drum yang repetitif, ditambahi hook mendekati bagian akhir lagu, dan juga tuangan emosi dalam penekanan vokal mencetak jelas warna Alicia dalam lagu ini.
Keberhasilan utama ‘Tears Always Win’ adalah sentuhan emosinya. Tidak ada yang mengalahkan saduran gaya bahasa atas kehampaan jiwa yang enggan terungkap. Mengakui kekalahan kepada sebuah perasaan, menyerahkan diri untuk mendapat rasa kasihan. Sekali lagi, tears always win!

Related

Pop 4300611453152126661

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

RADIO ONLINE KBRMGL



Winamp, iTunes Windows Media Player Real Player QuickTime Web Proxy
Facebook  Twitter  Google+ Instagram Linkedin Path Yahoo

Populer

Comments

Find Us On Facebook

Twitter

item